Kumpulan Berita Syekh Ali Jaber

penusukan syekh al jabir

Artinya, negara dapat dipersalahkan karena sudah memelihara orang gila untuk melakukan kriminalisasi terhadap tokoh-tokoh tertentu khususnya ummat Agama islam. Dari namanya itu aja orang sudah berspekulasi buat membenturkan agama. Apalagi ketika dihubungi orangtua pelaku, mengeluarkan anaknya sudah 4 tahun menderita gangguan jiwa. Taktik serupa juga sebelumnya disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD. Dia mengaku tak percaya begitu saja bahwa pelaku penusukan merupakan orang dengan gangguan jiwa. Wakil Rais Syuriyah PWNU Lampung ini juga meminta aparat Polda Lampung agar tidak tergesa-gesa merumuskan pelaku penusukan tersebut adalah orang kurang waras/terganggu jiwanya.

Jika terburu-buru mengambil maksud, maka akan menimbulkan ketidakpercayaan dari masyarakat Lampung. Sebelumnya aksi penyerangan terhadap ustaz oleh orang yang diduga gila juga banyak dilakukan. Antara lain, Imam Masjid Al Falah Darul Muttaqin Pekanbaru, Ustaz Yazid Nasution. Yazid ditusuk menggunakan pisau tatkala sedang memimpin doa tamat salat Isya berjamaah.

Selain itu aksi penyerangan lawan ulama juga dialami Pengurus Persis di Cigondewah, Bandung, Jawa Barat, H. R Prawoto yang meninggal bumi usai dianiaya oleh REGULAR tetangganya sendiri pada awal 2018. Menurut Din, dibanding kejadian tersebut banyak taktik yang tidak masuk akal, oleh karena itu banyak kalangan sangat meragukan bahwa pelaku penikaman adalah orang gila.

Sebab Motif Penusukan terdapat beberapa kejanggalan ketika Syeck melihat sosok pelaku badannya kurus kecil dan daripada segi kekuatan. Tidak kiranya jika melihat tubuhnya dapat ada kekuatan sampai separuh pisau menusuk. “Hal tersebut merupakan pengulangan dari laksana serupa beberapa waktu dan kemudian ketika secara beruntun berlangsung penganiayaan dan tindak kekerasan atas para ulama/dai sama orang yg mengaku ataupun diakui oleh Polri untuk orang gila. Hingga saat ini tidak ada berita selesai, ” papar Din pada keterangan tertulis yang turun Harian Terbit, Senin (14/9/2020).

Berikut cuitan netizen tentang pelaku penusukan Syekh Ali Jaber untuk orang gila. Syekh Ali Jaber ditusuk orang dalam Bandar Lampung, Minggu (13/9/2020) (Kompas. com/Tri Purna Jaya)Nah, lalu muncul pengakuan nun disebut-sebut dari orangtuanya bahwa sang pelaku mengalami gangguan jiwa. Menurut Mahfud, untuk menyimpulkan bahwa pelaku penyerangan itu merupakan orang dengan gangguan jiwa, bisa juga dibuktikan dengan mengambil tanggapan dari teman, tetangga hingga memeriksa jejak digital pengatur.

Jamaah yang hadir lantas langsung menangkap lelaki dengan melakukan penusukan terhadap Syekh Ali Jaber, dengan identitas yang belum dikenal. “Syeck Ali Jaber” juga mencela motif penusukan yang dialaminya.

“Syeck Ali Jaber” Kalau urusan pribadi, saya kiranya tidak ada tuduhan, akan tetapi secara hukum, dia harus diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. kata “Ali JaberW saat ditemui seusai kejadian di Rumah Berhijrah Annaba, Sukarame, Pada awal Hari Minggu malam (13/9/2020). Sementara itu, praktisi pedoman Rusmin Effendy menegaskan, pengatur penusukan Syech Ali Jabber harus bisa diproses dengan hukum, apapun alasannya. Bila kasus ini tidak pada proses hukum, maka jadi tanggung jawab negara.

About Natasya